Minggu, 28 Juni 2015

Same Sex Marriage?What a Joke!!




Same Sex Marriage?What a Joke!!
oleh: Detha A. Fajri
Jakarta, 29 June 2015

Think it twice.. oh No.. No.. not twice.. i mean repeatedly..
Welcome to the worst civilization, even worse than animals.
....

Pernah kamu punya kucing aggora, persia, maine coon, british shorthair, atau abyssinian?
Knapa kucing2 itu mahal?
Yaa... betul karena mereka ber-pedigree..
Bahasa sederhananya. Mereka punya akta kelahiran. Ya! Akte kelahiran.
Di akte kelahiran itu diurutkan lengkap mulai dari kakek-nenek si kucing, induk ibu dan bapak, tanggal lahir, nama-nama cattery yang membiakkan mereka. Gelar dari moyang, induk sampai gelar milik si kucing itu sendiri. Disana juga diterangkan nama jenis kucingnya, warna bulu, warna mata, dan tentu saja memiliki nomor atau ID.
...

You see that?
Bgaimana Pasangan lesbian yg mau punya anak dri kandungannya sndiri? Dari mana spermanya? Gampang..!! ambil dari Bank Sperma. Selesai. Tanpa tau siapa pemilik sperma itu.
Tak jelas keturunannya, tak jelas gen nya. Tak jelas siapa bapaknya. Lebih bermartabat binatang piaraan ber-pedigree. Artinya mereka pelaku dan pendukung LGBT merendahkan martabatnya jauh dibawah kaki binatang. Jangan tanya soal hukum waris. Karena pasti pelaku atau pndukung LGBT tak paham itu.
...

Itu sebabnya sex education dalam islam bukan mmbahas tentang perbedaan kelamin atau (maaf) alat kelamin. Tapi sex education dalam islam memperkuat dan mendorong anak2 kita untuk tumbuh sbagaimana naturalitas kepribadiannya. Laki-laki dididik sbagai laki2 dengan sense kelaki lakiannya. Begitu jg dg perempuan.
...

Let's think it repeatedly, gaes!! Berfikirlah!! Otakmu tak serendah binatang2 itu kawan!! Karena pada pasangan sejenis pun kamu akan mndapatkan salah satu diantara mereka berperan feminim dan satu lagi berperan maskulin. Karena memang itu fitrah manusia.
...

Say No to same sex marriage

Minggu, 21 Juni 2015

Berdagang dengan Allah SWT. What does it means?


Berdagang dengan Allah SWT. What does it means?
oleh Detha A. Fajri
Jakarta, 21 June 2015

1. Yaa ayyuhalladzina aamanu hal adullukum 'ala tijaaratintunjikum min 'adzabin aliim, tu'minuna billah.... illa akhiru ayah. (Q,: As Saff ; 10-11)

2. Al Quran sering mnggunakan perumpamaan bisnis dalam hbungan Ia dgn hambanya. Selain ayat diatas tentang perdagangan (tijaarah), disurat Al Baqarah jg Alloh umpamakan sbgai pinjaman/hutang (QS, 2;242)

3. So, what does it means?

4. Alloh sekedar ingin mengikuti pola fikir manusia yg lebih mudah mmahami ssuatu dg analogi. jadi ibadah sperti apa yg Alloh ingin dri analogi tersebut?

5. Berdagang tidak skedar aktivitas tukar-menukar bukan? tapi lebih dari itu.. 

6. bisnis mnurut businessdictionary.com berarti An organization or economic system where goods and services are exchanged for one another or for money.

7. aktifitas Tukar menukar yg mnghasilkan benefit bgi kedua belah pihak. tapi sesederhana itukah?

8. Tidak. Tidak sesederhana itu. disana ada creating value. values untuk vendor/company dan untuk customer.

9. that's why, bisa jadi total cost iPhone6plus hanya 3 ato 4jutaan tapi dijual Oleh Apple sampai 11jutaan. why? that's it, value creation. orang sampe mau bayar mahal. (http://www.businessinsider.co.id/analysis-iphone-6-plus-costs-prices-and-profits-2014-9/#.VYZUJHP-JzQ)

10. tapi sesederhana angka financial itukah total cost yg dikeluarkan Apple utk iPhone nya? i don't think so.

11. it takes a lot of effort, time and intangible resources for gain new technology and innovation as well.

12. ada usaha. ada pengorbanan utk hasilkan barang high end. sampai akhirnya bahkan calon pembeli ngantri panjang untuk dapetin iPhone. mereka mau bayar mahal dan ngantri.

13. analogi tijaarah (perdagangan) Allah SWT dalam al Quran pun demikian. u've to takes a lot of time, effort and even sacrifice to gain awesome benefit from Alloh SWT.

14. Itu juga sebabnya sebaik apapun advertising yg kamu lakukan gak ada manfaatnya kalo product/services yg kamu tawarkan gak bagus. gak berkualitas.

15. bahkan kalo product/services kamu udh bagus banget dg advertising strategy yg Oke tapi gak meet dg Needs dri customer juga percuma.

16. dalam ibadah juga gitu. kamu gak perlu beli baju koko, sarung, kopiyah ato sajadah yg sampe jutaan untuk menunjukkan ketaatanmu. bcoz, it doesn't mean Allah will accepted ur worship, isn't it?

17. yang Penting bgi Allah adalah ketentuan ibadah yg kamu penuhi. cuma 2 kok: ikhlash dan sesuai tuntunan Rasul. itu aja. cukup.

18. Itu berarti pertama tama yg harus kita lakukan adalah perbaiki kualitas product/services kita. ibadah kita. agar meet dg apa Yang Alloh inginkan.

19. Dalam marketing juga ada konsep Customer Value Proposition. apa sih yg diinginkan sama customer. mereka butuh apa sih. disitu kita provide product/services kita.

20. kamu gak akan tau Alloh inginnya apa kalo kamu gak banyak belajar, baca, memahami Islam. bukan berarti kamu terlahir dari orang tua yang islam terus kamu menganggap islam itu given. bukan.. islam itu di pelajari..

21. Cari tau apa yang Alloh mau dari kamu dan berusahalah penuhi itu. That's it, Customer value proposition. when u got it and provide it, u'll gain a lot of benefit from Allah.

22. Dalam Human Resources management juga ada adagium, "if you pay peanuts, you get Monkey"

23. ini juga tamparan telak buat kita. Berapa infaq dan Sodaqoh kita? untuk anak yatim, fakir miskin, jihad fii sabilillah. jangan kan itu. bahkan mungkin kita memilih recehan untuk disumbangin ke mesjid. Naudzubillah.

24. So, for u all guys, don't expect a lot. even Syurga Firdaus if you pay "peanuts".

25. Dalam Investasi, ada kaidah bahwa return (imbal hasil) yang kita harapkan akan selalu terkait langsung dengan tingkat resiko yang harus ditanggung.

26. Ini kaidah Investasi Alloh, "perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya dijalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui." (QS. 2: 261)

27. Bahkan investasi ini minim resiko, bayangkan returnnya 700x.. kalo kamu infaq 100 rupiah. kamu akan dapat return senilai 70ribu. Tapi apa iya infaq kita cuma 100Rupiah. Malu sama Alloh.

28. Akhirnya. Bisnis mensyaratkan kita untuk bertahan dan memenangkan kompetisi. dan Bukankah Alloh ajarkan kita tentang kaidah "fastabiqul khairats" tentang berlomba2 dalam kebaikan?

29. Lantas, untuk memenangkan kompetisi, apa competitive advantage kita?

30. Alloh sudah siapkan banyak pintu Syurga kawan. mau lewat pintu puasa? tahajud? infaq sadaqah? jihad fiisabilillah? mau yang mana?

31. Bahkan kata Rasul di padang Mahsyar nanti ada 7 golongan yg Allah lindungi.

32. siapa aja 7 golongan itu? “...seorang imam (pemimpin) yang adil, fata (pemuda) yang senantiasa beribadah kepada Allah, rijal (lelaki) yang hatinya sentiasa terpaut dengan masjid, dua orang yang saling cinta mencintai karena Allah di mana keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang lelaki yang diajak oleh wanita rupawan serta berkedudukan tinggi untuk melakukan zina, lalu ia menjawab: “aku takut kepada Allah”, seseorang yang bersedekah dengan sesuatu sedekah lalu menyembunyikan sedekahnya itu sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dibelanjakan oleh tangan kanannya, seseorang yang mengingati Allah di tempat yang sunyi lalu mengalir air matanya. ”(Riwayat Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

33. Kau bisa pilih ingin masuk golongan mana. Bahkan kau bisa pilih untuk bisa masuk di semua golongan.

34. Selamat Berpuasa kawan. Semoga di Ramadhan ini Allah perkenankan lezat ibadah bagi kita. Maaf Jika saya banyak salah selama interaksi kita.
CMIIWWIW (Correct Me If I'm Wrong With Islamic Way)

Adagium Cinta

Adagium Cinta
Oleh : Detha A. Fajri
Jakarta, 17 june 2015


"Cintai orang lain seperti kamu ingin dicintai"

Adagium ini romantis.. sangat logis.. tapi taukah kita? brapa bnyak pasangan diluar sana bertengkar, salah persepsi, kecewa, bahkan bercerai karena adagium romantis ini?
Mengapa?
Ya... karena memang berbeda.. bahkan diametral.

laki-laki. Makhluk yg mnganggap bahwa mnangis dan air mata ketika hadapi masalah adalah definisi pecundang yang layu sebelum mekar, kalah sebelum perang. Cengeng.

Tapi.. buat ia..wanita..

Tangis ketika hadapi masalah tidak mendefinisikan ia nya layu. Tapi itu cara tegar ia hadapi masalah.
Jika kau gunakan adagium ini, "Cintai orang lain seperti kamu ingin dicintai".. mungkin dengan maskulinmu kau akan katakan,

"Udah gak usah nangis.. nangis gak nyelesein masalah"
...

Ia. Tulang rusuk itu, dengan tangisnya hanya butuh didengar, dimengerti sampai habis.
...
Dan kamu laki-laki harus sadar itu, bahwa ia hnya ingin agar isak dan air matanya tumpah ruah. Maka sadarlah, siapkan pundak dan dadamu untuk rebahnya. Untuk tumpah isaknya. Biarkan. Sampai habis.
...
Ya.. cintai beda ini. Bahkan sejak dari asal kejadiannya. Ia yang bukan tercipta dari tulang kepala. Karenanya ia bukan objek sanjung dan puja. Ia juga tak tercipta dari tulang kaki. Karenanya ia tak pantas di injak dan diperbudak.
Tapi ia tercipta dari tulang rusuk, dekat ke hati untuk dicinta, dekat ke tangan untuk dilindungi.
...

Karenanya Rayakan saja beda itu.
Romantis bukan!?
Ingat!! ini Hanya buat kamu yang sudah berkeluarga!! :D

Malam di Taman Ismail Marzuki
@AliaHotelCikini

Senin, 08 Juni 2015

Ayat Badr ataukah Uhud: Refleksi tengah tahun Himmpas UI 2015


Yas 'alunaka 'anil an'faal....

Ayat pembuka surat al Anfal yg mnjadi awal peringatan dan "komentar Ilahi" setelah pertempuran Badr. Pada perang Badr kaum muslimin menang gemilang. Tapi sadarkah kita bahwa ayat yg turun setelahny bukan tentang sanjung dan puji? Seakan Allah mengajarkan pada kita bahwa sang Juara tak butuh sanjung puji, tapi lebih butuh kritik dan evaluasi. Setidaknya dari QS al anfal tercatat ada dua komentar Ilahi setelah kegemilangan badar:
 

- Mengalihkan pandangan kaum muslimin untuk melihat kurang dan ketaksempurnaan akhlaq pada mereka. 
- Allah SWT memuji kemenangan badr bukan karena usaha muslimin, tapi karena pertolongan ghaib Allah SWT.

Sebaliknya, pasca kekalahan telak Uhud. Yang mengorbankan 70 syuhada muslimin seakan Alloh dengan taujihNya ingin menyampaikan pesan bahwa mereka yang kalah tidak butuh kritik dan evaluasi menyudutkan yang ujungnya melemahkan. Ia nya hanya butuh encouragement, Hibur dan sanjungan. Maka dari QS ali Imran kita dapatkan sekiranya dua penyikapan tentang kegagalan:

- Mengembalikan rasionalitas muslimin. Bahwa kalah-menang adalah sunnatullah. Karena perang adalah alat peras yang memisahkan air dengan serabut tebu. Manis dengan sampah. Tunduk lesu setelah kalah berarti memilih menjadi serabut dan tak berarti selayak sampah.
- memulihkan kepercayaan diri muslimin. Bahwa derajat kemuliaan bkn terindikasi oleh menang-kalah pertempuran. Tapi terjaganya denyut Iman.

Hari ini, apapun hasil paruh tahun kita, selayaknya secara proporsional kita apresiasi apa yang telah kita lakukan sebelumnya. Bukankah ilmuan menemukan satu lagi jenis kecerdasan manusia? yaitu kecerdasan mengapresiasi usaha sendiri.

Jelang Ramadhan, saya haturkan maaf jika paruh tahun kepemimpinan ada yang tak berkenan. Pemimpin, yang satu kakinya pasti di neraka namun yang satu belum tentu menapak syurga lebih butuh atas pemaafan dari yang dipimpin. Jika semua kita kelak selesaikan amanah ini dengan gemilang namun turun panggung tanpa sambutan dan berprestasi tanpa riuh tepuk tangan. Yakinlah, kerja kita dalam diam telah Allah catatkan.

Hadanallah wa iyyakum ajma'in.
Salam iman dan Cinta untuk kita semua, untuk sahabatku Himmpas UI 2015.

Minggu, 03 Mei 2015

Ukhuwah, sepatu, dan Tuntutlah sesuatu

Ukhuwah, sepatu, dan Tuntutlah sesuatu
Oleh: Detha A. Fajri

Ukhuwah?

Bukankah 2 lagu tulus cukup merefleksikan ttg maknanya?
Tentang sepatu,
 
Ku senang bila diajak berlari kencang, tapi aku takut kamu kelelahan..
Aku tak masalah bila terkena Hujan, tapi aku takut km kedinginan...
Dan..

Tentang, jangan cintai aku apa adanya...
Tuntutlah sesuatu.. agar kita jalan kedepan...
Kau trima smua kurang ku..
Kau tak pernah marah bila ku salah..
Kau slalu mmuji apapun hsil tanganku yg tdk jarang payah..

Tapi.. skali lagi, jgn cintai aku apa adanya.. we need to grow up together, isn't it?
Tentang kebersamaan yang mmbangun,
Tentang cinta yg tak statis..
 
Karena ukhuwah diantara kita telah spakat tak memilih jatuh dalam cinta.. tapi memilih membangun ktika brtemu cinta..
Bukankah tingkatan trtinggi ukhuwah adalah itsar? Level dimana kita rela mnjadi lilin yg leleh utk mnerangi saudara kita.

"La yu'minu ahadukum, hatta yuhubba li akhihi maa yuhibbu linafsihi"

Bahkan pesan Rasul sangat tegas, bahwa tak lengkap puzzle iman kita jika tak mencintai saudara kita sperti kita cintai diri sndiri..

Akhirnya..
Bahkan Kita tak perlu perjuangkan ukhuwah..
Karena ia adalah konsekuensi dari iman..
Jika dalam ukhuwah ada serpihan patah..
Mungkin lembutnya hati terpasung dingin beku nya ego hewani..
Kita semua sama ,terpenjara dalam kesendirian, hanya saja ada yang terkurung di ruang gelap tanpa cahaya sementara yang lain menghuni kamar berjendela (Khalili Gibran)

Mari menjadi cahaya, minadzulumati ilannuur..
Mencerahkan tapi tak menyilaukan..


Jumat, 24 April 2015

#1TahunHimmpasUI

Happy Milad HIMMPAS UI
Just share.. chripstory @DethaFajri tentang #1TahunHimmpasUI 

1. Well.. good evening universe.. assalamualaikmwrwb.. today is a blast day for me, and may be also for you all guys..
but... hopefully...    

2. hopefully whatever that we did today may Alloh SWT also give a "credit point" for our "future".. once, in the day after we die..

3. Today, 24 April... is a historical day for us indeed.. for @HimmpasUI..

4.  So.. i wanna sharing to u all about us.. about #1TahunHimmpasUI..
setahun yg lalu kita berkomitmen bersama untuk satukan potensi utk berbagi

5. Setahun yg lalu, di sebut organisasi mahasiswa pun agaknya msih sulit.. hnya berkumpul sdikit org.. #1tahunHimmpasUI

6. Tapi kita percaya bhwa peradaban slalu brmula dari sdikit org, sdikit org yg mmenuhi prasyarat sbagai "creative minority".. #1TahunHimmpasUI  

7.  So.. we think to make a prove at that moment.. #1TahunHimmpasUI

8. eventually, we proved it through an appreciation as the rising star Himmpas #1TahunHimmpasUI   

9.  Desember 2014, Di musyawarah tahunan Himmpas se-Indonesia itu, diantara Himmpas2 yg baru lahir..kita yg dianggap rising star #1TahunHimmpasUI

10. Just do it..mungkin itu yg kita pikirkan dulu..prinsipnya do d'best and let Alloh do the rest and let others see what we did #1TahunHimmpasUI   

11.  Bagi kita, agaknya terlalu dzolim utk membiarkan potensi anak2 Muda muslim teronggok tanpa berikan ssuatu pda Ummat. #1TahunHimmpasUI

12.  Apalagi mereka berstatus postgraduate student.. they have a lot of potencies, isn't it?  #1TahunHimmpasUI

13. Shgga mendiamkan potensi ini sama sperti adagium setan bisu yang lumpuh..diam ktika ad ksempatan hadirkan kbaikan bg ummat #1TahunHimmpasUI  

14.  Nowadays, we more "kompak", "solid" and ofcourse more well organize as well.. #1TahunHimmpasUI

15. thats why we bravely to propose the challenging one, menjadi tuan rumah musywarah nasional HIMMPAS se-Indonesia tahun ini.. #1TahunHimmpasUI  

16. May be it can be the hardest part.. but it's not impossible..we've passed a lot of "cabaran", "kerikil", "duri" a year ago #1TahunHimmpasUI 

17.  Yang paling penting kita butuhkan skarang adl kesatuan niat.. bukankah kata Rasul, hati2 manusia sperti prajurit perang #1TahunHimmpasUI

18. Karena tak ada yg tau, mgkin sja kelak Alloh mnjadikan amal kita di @HimmpasUI ini sbgai tiket mnuju FirdausNya #1TahunHimmpasUI

19.  Sehingga kelak d akhirat bisa sj prtnyaan ttg utk apa masa muda kita? Bkn kita yg mnjawab.. tapi.. #1TahunHimmpasUI

20.  tapi sluruh solihin-solihat @HimmpasUI 2015 yg mnjawabnya.. romantis bukan? #1TahunHimmpasUI

21. Pondasi tlah terbangun,semangat tlah terbakar,Niat tlah tertata..Haram utk dduk diam saat qt tau qt bs mmberikan yg terbaik #1TahunHimmpasUI

22. Bcz a lot of people out there waiting for our contribution, our brightness #1TahunHimmpasUI

23.  Well.. the last but not least.. as Y generation, we'll face a lot of challenge in the up coming years.. so... #1TahunHimmpasUI

24. So..as a young muslim generation, we've do the best today.. bcz it can be refleted how Indonesia in the future.. #1tahunHimmpasUI   

25.  Bcz of Indonesia fate in the up coming years rely on todays gneration..rely on u,me,and all of us as young muslim gneration #1TahunHimmpasUI

26. Happy anniversary my beloved @HimmpasUI.. wassalamualaikumwrwb.. #1TahunHimmpasUI

Kamis, 09 Oktober 2014

The Young Muhammad







“My choice of Muhammad to lead the list of the world's most influential persons may surprise some readers and may be questioned by others, but he was the only man in history who was supremely successful on both the religious and secular level.”
Michael H. Hart, dalam bukunya The 100, “A Ranking of the Most Influential Persons in History”

“Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia. Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya.”
Mahatma Gandhi, Dalam tulisannya di surat kabar “Young India”

"Kalau seseorang itu dinilai dari karya-karyanya, maka dapat kita katakan, bahwa Muhammad adalah pribadi terbesar yang pernah dikenal sejarah."
Gustave Le Bon,Cendekiawan Perancis, 1841-1931 dalam tulisannya yang berjudul “The Civilization of the Arabs”

“Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan yang sedemikian rupa hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia. Menurutku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini.”
Sir George Bernard Shaw, dalam bukunya “The Genuine Islam”

            Komentar dari berbagai tokoh diluar islam yang bahkan beberapa diantara mereka sampai akhir hidupnya tidak pernah memeluk islam memberikan arti bahwa kehadiran Muhammad, Rasul bagi ummat islam ini bukanlah hanya kehadiran bagi mereka pemeluk islam, tapi bagi keseluruhan ummat manusia. Karena memang itulah sebab mengapa ia (Muhammad) diutus Tuhannya, sebagai Rahmatan lil’alamin (Rahmat bagi seluruh alam). Tulisan ini hanyalah sedikit diantara tulisan-tulisan yang begitu banyak dan mendalam tentang manusia Agung ini, namun pelajaran yang tak habis-habisnya selalu bisa dipetik dari manusia besar ini. Tulisan ini sederhana, bahkan jauh dari sempurna, hanya ingin menghadirkan sudut pandang tentang bagaimana Allah SWT mempersiapkan Nabinya. Itulah sebabnya tulisan ini mencoba membedah singkat potongan pertama kehidupan manusia agung ini, sudut pandang yang mengorek bagaimana Muhammad muda (umur 0 – 40 tahun) menghabiskan hidupnya. Karena direntang umur inilah ia berperan sebagai “manusia biasa” dan di rentang umur inilah nilai dan karakter asasi kemanusiaan ditanam. Dari rentang umur inilah kita akan belajar esensi kepemimpinan, karena kepemimpinan bukan hanya tentang action, prestasi, atau kegemilangan, tapi yang lebih penting adalah apa latar pendidikan, nilai, dan pengalaman yang ditempa sebelum ia naik "tahta." Bukankah perbedaan intan dan batu bara adalah soal seberapa besar daya tempanya.
 
            Dimulai dari ditaqdirkannya ia sebagai seorang yatim ketika lahir. Sedari awal ada kondisi kejiwaan yang seakan telah dipersiapkan oleh Allah SWT agar Muhammad kecil merasakan suasana jiwa seorang anak tanpa ayah. Disinilah kaidah kepemimpinan yang paling fundamental tertanam dalam jiwa muhammad, grassroot understanding. Pengertian dan pemahaman tentang nuansa jiwa  pada mereka yang termarjinalkan sekaligus bagaimana bersikap terhadap mereka, terkhusus kepada mereka yang yatim sejak lahir. Sebuah pelajaran penting dalam kepemimpinan, dan itu tertanam semenjak kelahirannya. Kemudian, diumur yang masih seminggu, bayi Muhammad di asuh jauh dari kota (Makkah), di asuh oleh bani sa'ad, tepatnya oleh wanita mulia Halimatus sa'diah. 170 km dari Makkah. Bukankah ini kaidah awal pembentukan manusia besar, mengapa? karena sedari awal kehidupannya, Muhammad kecil dijauhkan dari semua sifat negatif perkotaan. Di daerah bani sa'ad, daerah pedesaan, udaranya sejuk, bahasa yang digunakan masih belum tereduksi seperti di kota. Tentang bahasa, bukankah sejarah para pemimpin besar dunia punya kesamaan ciri, kemampuan berbahasa yang baik nan persuasif.

       Pada umur 6 tahun menjadi lengkaplah “kesengsaraan” hidupnya, Aminah, ibundanya menghadap sang Khaliq. Tau kah kita kapan Ibunda Nabi meninggal? Saat kembali dari mengantarkan Muhammad kecil menziarahi kubur ayahnya di Madinah. Berapakah jarak makkah madinah? 490 Km. Di umur sekecil itu, Muhammad muda telah menempuh perjalanan sejauh itu tanpa alat transportasi memadai.  Setelah itu, kakeknya Abdul Muthollib mengambil peranan dalam mengasuh muhammad kecil. Coach, inilah peran yang diambil oleh Abdul Muthallib. Muhammad kecil selalu diajak sang kakek dalam pertemuan-pertemuan pemimpin-pemimpin quraisy. “Biarkan, sebab ia akan menjadi orang besar dikemudian hari.” Inilah kalimat yang terlontar dari Abdul Muthallib ketika salah seorang peserta meeting Quraisy meminta Abdul Muthallib untuk tidak mengajak Muhammad kecil dalam rapat mereka. Bayangkan, bagaimana situasi jiwa seorang anak berumur 6-7 tahun (sekira anak kelas 2 SD) ketika seorang kakek sebagai teladannya, pelindungnya, pengarahnya, penyemangatnya mengucap demikian pada rapat pimpinan. The encouraging statement for him, the Young Muhammad.
           Babak baru kehidupan Muhammad kecil berubah ketika kebersamaan dengan kakeknya harus berakhir ketika ia berumur 8 tahun, Abdul Muthallib meninggal dunia. Pamannya, Abu Thalib yang menggantikan peran pengasuhannya. Menggembala kambing adalah tugas utama Muhammad kecil sesaat setelah pengasuhan itu pindah pada pamannya. Bisakah kau bayangkan, anak berumur 9 tahun (sekira anak Kelas 3 SD) mengarahkan segerombolan kambing dari satu bukit ke bukit lainnya, skill manajemen apakah yang diperlukan? Dapatlah kau jawab sendiri. Mugkin ini faidah dari hadits Nabi tentang menggembala kambing; “ Tidak ada nabi, kecuali pernah menggembala kambing” (al Hadits). Sampai di umur 9 tahun, Muhammad kecil menggali banyak pelajaran kepemimpinan; kesadaran, pengertian, cara bersikap pada kaum marjinal, identifikasi diri bahwa kelak ia seorang pemimpin, dan keterampilan manajemen. Tak cukup sampai disitu, pada umur 12 tahun, saat Muhammad kecil beranjak remaja, tugas dagang menuju negeri Syam pun dilakoninya. Negeri Syam, sekian ratus kilometer di utara negerinya, Makkah. Inilah perjalanan pertama Muhammad remaja keluar negeri, bertemu dengan etnis yang berbeda, budaya yang berbeda, bahasa yang berbeda. Cukuplah kita mengerti bahwa konsep cross cultural management itu telah dipelajari Muhammad remaja. International experience inilah yang menjadi langkah awal Muhammad remaja menguasai The Global Competence.
            Kemampuan Muhammad remaja dibidang militer terasah ketika untuk pertama kalinya ia bergabung dengan pasukan keamanan yang memberangus bajing – bajing loncat yang sering merampok kafilah-kafilah dagang. Aktivitas ini berlangsung selama 3 tahun. Terlebih pada umur ini pula Muhammad remaja mengikuti perang fijar, pengalaman perang perdana baginya dengan tugas mengumpulkan anak-anak panah yang berserak dimedan perang. Bisakah kau bayangkan, pengalaman yang didapat anak muda berumur sekitar 19 tahun ini: melihat sengitnya pertempuran, mayat-mayat bergelimpangan, kilatan pedang, dan berbagai macam ornamen-ornamen pertempuran. Artinya, muatan-muatan sikap keprajuritan telah tertanam pada diri muhammad remaja. Sikap kesatria, keberanian, kecerdasan meracik strategi dalam menyerang dan bertahan, kesiagaan, bahkan tidur yang sebentar pun telah biasa ia lakukan. Sikap kemiliteran ini penting, bukankah ada adagium yang mengatakan; “jika kau inginkan perdamaian, maka bersiaplah dengan peperangan.” Muhammad remaja belajar tentang seni mengolah ketidakteraturan, Management in Crisis.
           Tumbuh dan beranjak menjadi dewasa, Muhammad muda terus menjalankan perdagangannya, stewardship theory, mungkin inilah teori management yang tepat untuk menjelaskan kerjasama dagang antara Khadijah dan Muhammad muda. Kejujurannya, kesunggunhannya, ketelitiannya, kepemimpinannya, inilah keseluruhan sikap yang membuat Khadijah betah berkongsi dagang dengan Muhammad muda. Sampailah pada suatu saat dimana Khadijah berkeinginan untuk menikahi Muhammad muda yang saat itu berumur 25 tahun. Singkat cerita, menikahlah mereka dengan mahar 20 ekor unta. Ini gabungan dari sumbangan paman-pamannya dan juga simpanan dari tabungannya. Mungkin jika dikonfersikan, 20 ekor unta setara dengan  Rp. 400 juta. Dan perlu diingat, ini adalah pernikahan antara “Big Boss” dengan karyawannya. Keluarga Muhammad tak ingin ada persepsi bahwa ini adalah pernikahan tak se-kufu. Maka usaha memenuhi mahar sebanyak itu wajar dilakukan keluarga besar Muhammad. Keluarga ini tumbuh dengan harmonis. Bayangkan, ditengah kacaunya sistem sosial masyarakat makkah ketika itu yang pelacuran, penghinaan terhadap wanita, menikah dengan banyak wanita karena syahwat sangat mendominasi kultur masyarakat. Namun sebaliknya, Muhammad tak melakukan poligami selama 25 tahun pernikahannya dengan Khadijah, sampai Khadijah wafat di umur 65 tahun.

                Diumurnya yang menginjak 35 tahun lengkaplah kontribusi sosial yang ia curahkan pada masyarakatnya, hingga masyarakatnya pun menggelarinya “al-amin” yang terpercaya. Pelajaran berharga tentang amanah yang harus terjaga, kesetiaan, dan kemampuan bertahan ditengah budaya yang merusak tatanan keluarga mewarnai kehidupan Muhammad sampai ia tiba di umur menjelang 40 tahun, ia merasa bahwa  ada sesuatu yang salah pada masyarakatnya, namun ia tak tahu cara yang tepat untuk menyelesaikannya. Maka menyendirilah ia untuk merenung. Disinilah titik tolak peradaban dunia dimulai, di kegelapan gua Hira itu, lontaran kalimat itu, “Iqra’ bismirabbikalladzi khalaq...” maka, dimulailah potongan sejarah selanjutnya kehidupan manusia agung ini. Tugasnya sebagai Nabi dan Rasul bermula dititik ini.